Aku Bukan Pelangimu
Aku tak sanggup lagi melakukan apa-apa, jika semua telah terlanjur dicap buruk begini. Tak masalah jika pada akhirnya ia membenciku, setidaknya aku pernah tersimpan di salah satu sudut hatinya. Ya, dulu sekali sebelum ia akhirnya menemukan gadis antah berantah itu yang kini memenuhi seluruh warna dalam hidupnya. *** Pagi itu terasa amat mencekik bahhkan embun membatu dan enggan meneteskan dirinya dari daun. Aku tiba-tiba teringat sebuah kejadian 3 tahun yang lalu saat kami masih bersama di bangku sekolah. Saat itu hari ulang tahunnya ke-17 dan ia mentraktir semua anak kelas, bahkan ia mengajakku berkencan berdua saja. Bukankah hal itu sudah cukup menjelaskan segalanya di usia remaja kami? Namun tidak untuk hubungan kami. Aku Ristiani Anindita yang akrab disapa Risti justru dengan bodohnya membuat hubungan kami semakin rumit. Ya memang aku menyukainya kala itu. Dean Andito. Itulah nama yang mengisi pikiranku hingga saat ini. Dulu ia adalah sahabat dekatku saat duduk di bangku SMA. ...